Anak Pulau

Selasa, 04 Oktober 2016

UNTUKMU YANG HARUS BEKERJA DEMI MENYAMBUNG KULIAH



UNTUKMU YANG HARUS BEKERJA DEMI MENYAMBUNG KULIAH
                                                  By Fera Nur Aini 19 Januari 2016               
                                                       Published by : Irfan Tiakoliy


Film terbaru tahun 2016 sudah mulai tayang, semua teman-temanmu membicarakan rencana untuk nonton bersama. Ada juga temanmu yang berencana untuk liburan bersama. Sementara kamu hanya bisa tersenyum tipis sambil pamit pergi.
Hari itu kamu harus segera bergegas menyiapkan bahan-bahan untuk membuat kue yang akan kamu jual besok. Hatimu kadang memberontak dan berteriak, "Kenapa aku tak punya waktu untuk bersenang-senang? Kenapa aku harus bekerja sekeras ini saat teman-temanku bersenang-senang?" Usai menyiapkan semuanya hari sudah gelap dan tugas-tugas kuliah menantimu. Kamu pun bergadang hingga malam berganti dengan suara kokok ayam. Tidur adalah teman jauhmu, kalian tak lagi dekat sejak kamu memutuskan untuk kuliah.
Keadaan ekonomi orang tua yang pas-pasan membuatmu tak bisa hanya berdiam diri menikmati masa kuliah dengan hura-hura. Kamu mencoba berbagai cara untuk bisa menghidupi dirimu sendiri dan tak lagi meminta uang pada orang tua kamu. Setiap pagi kamu mengambil kue-kue hangat untuk kemudian dijual kembali di kost. Jika masih ada yang tersisa kamu harus membawanya ke kelas kuliahmu dan menjualnya lagi. Tak ada rasa malu yang harus dipertahankan jika kamu tetap ingin makan hari ini. Kamu pun menjadi koordinator untuk mengurus fotokopian tugas-tugas kelasmu dan mengambil sedikit keuntungan dari situ. Banyak lagi cara yang kamu lakukan demi mengumpulkan beberapa lembar rupiah.
Setiap kali kamu lelah dan menyerah, kamu pandangi sebuah foto di meja belajar dalam kamar sempitmu. Merekalah alasanmu untuk tetap berjuang hingga detik ini, Ayah dan Ibu. Tak ada alasan yang bisa mengalahkan keinginanmu untuk membahagiakan dua orang itu. Apapun akan kamu lakukan demi tujuan itu. Tinggal di kamar sempit, menahan lapar, bergadang mengerjakan tugas kuliah setelah bekerja, semuanya kamu lakoni dengan tersenyum.
Lelahmu selalu hilang tak membekas setelah melihat foto itu atau mendengar suara mereka. "Nak, sudah makan? Uangnya masih?" Kamu menengok ke dompetmu dan tak menemui selembar uang pun di sana dan di mejamu hanya ada selembar roti tawar. "Sudah Bu, alhamdulillah masih ada." Kebohongan putih ini harus kamu lakukan berkali-kali demi agar mereka tak khawatir. Kamu tahu benar bahwa orang-tuamu selalu mendoakan yang terbaik untukmu dan tugasmu selama kuliah hanya berusaha memberikan yang terbaik dengan kekuatan doa mereka.
Kawan, kau sungguh luar biasa. Aku yakin kelak kau sungguh akan menjadi orang paling sukses yang aku kenal. Semua jerih payahmu benar-benar akan dibayar Tuhan apapun yang terjadi. Keep hanging on there! Jangan terjatuh dan menyerah! Jika hari ini kamu tak bisa menonton film dengan teman-temanmu, mungkin di masa depan kisahmu lah yang akan difilmkan dan ditonton oleh semua orang termasuk teman-temanmu itu.
Kau adalah awan yang kini berwarna kehitaman dan menurunkan tetes-tetes hujan. Kelak kau akan melihat tetesan itu telah menumbuhkan jutaan pohon di muka bumi. Semangat ya!

Selasa, 20 September 2016


CINTA TERLARANG

Sore itu aku duduk duduk di teras belakang rumah sambil memikirkan apa yang dikatakan sahabatku Riska. Dia berkata “mau sampai kapan kamu menjalin hubungan terlarang kamu bersama Sony. Inget Fitri kamu itu udah di jodohkan dengan wiky!” hmmm Riska ribet amat dehh , aku kan baru 17tahun masih lama ke nikah mungkin 5-6tahun lagi aku nikah. Lulus SMA aku masih mau melanjutkan sekolahku ke UNIVERSITAS. Tapi aku itu Cuma cinta sama Sony aku gak cinta sama wiky. Tapi aku juga mengerti sih apa yang ada di fikiran riska sahabatku. Semakin lama aku menyembunyikan rahasia ini semakin sakit juga mungkin nanti perasaan soni. Mlihat pacarnya malah nikah dengan cowok lain. YA TUHAN aku BINGUNG , harus gimana aku ? aku takut jika aku bilang ini semua pada sony aku takut dia marah dan meninggalkan aku. Karena aku butuh dia karena aku cinta dia . PUSING >,< BEGITU RUMIT KISAH CINTAKU. Ketika aku belum mengenal sony aku setuju setuju aja sama keputusaan orangtua ku yang mau menjodohkanku dengan wiky tapi begitu aku mengenal sony, aku langsung berubah terasa tak ingin berjodoh dengan wiky terasa ingin berjdoh dengan sony
##
“Aliaaaaaa.. ada telepon dari wiky” teriak mama ku dari dalam
“iya maahh bentar” nyaut dengan perasaan kesal
“iya hallo wiky ada apah?”
“lahh kamu jawabnya ketus gitu,, kenpa ada masalah?” jawab wiky dengan nada manja
“nggak” jawab alia
“udah makan belum sayang? Terus gimana sekolahnya? Bentar lagi kamu keluar SMA. Ntar kuliahnya disini ya bareng sama aku”
“ya yayaa. Udah dlu ya aku ngantuk mau tdur dulu. BYE” sambil menutup telepnnya
#####
Esoknya aku menemui Sony di sekolah. Ya secara lagi bebas bebs nya kan tinggal nunggu hasil kelulusan dan hari perpisahan. Oh my god. Perpisahan sekolah = perpisahan aku sama sony juga T_T ..
Aku menceritakan semua yang terjadi tentan love story aku kepada sony.
“Sony aku mau cerita”
“iyaa cerita apah sayang?”
“sebenernya aku mau di kuliahin di luar kota bersama dengan cowok yang udah di jodohkan denganku oleh mama papaku. Sebenarnya dulu aku menyetujuinya , tapi begitu aku kenal denganmu aku jadi berubah, aku tak mencintainya. Tapi aku mencintaimu sonn” dengan airmata yang terus mengalir di pipinya alia.
“aku gak peduli kamu mau nikah dengan siapa nantinya. Yang pasti aku bahagia banget karena bisa merasakan cinta dari kamu Lia” berbicara dengan mengusap airmata di pipiku
“sonii? Kenapa kamu nggak marah sama aku ? apa kamu gak kecewa sama aku? Aku jadi semakin sedih kamu berbicara seperti itu son”
“ada suatu hal yang membuat aku gak sedih yaitu kamu mempunyai wiky, jadi aku bisa tenang sekarang karena ada yang mencintai kamu dan lebih bisa membahagiakan kamu nantinya sayang. Karena aku gak mungkin selamanya ada disampingmu” sambil berlinang air mata
“iiihh kamu ngomong apaan sihh ihhh”
*jujur aku ngerasa ada yang ganjal dri omongan soni itu.
“ooh iyah sayang kamu disini tinggal 1bulan lagikan?” tanya sony
“iyaa.. emang kenapa?”
“nggak , ya kalau bleh mending kita habisin wktu 1bulan itu dengan liburan, atau apa ke yang penting kita bisa bersama sama terus dalam wktu 1bulan ini” bujuk sony
“hmmm,, yaudahh hayu ajaa” jawab alia dengan senang
####
1bulan terakhirku ada di kota ini. Aku dengan soni banyak menghabiskan waktu bersama. Pergi jalan jalan kemanapun aku mau.. ketika hari terakhir kami liburan karena besoknya sekolah kami mengadakan perpisahan dan hari itu juga aku dengan soni harus berpisah
soni mendekati ku ketika aku sedang sendiri “sayaaanngg??” tanya sonii
“iya apa sayang?” jawab Alia
“sayang ? apa pesan dan kesan kamu selama 1bulan kamu menghabiskan waktu dengan aku?”
“hmmm apaaa yaa”
“hayoohh apaa?? Nih aku bawa alat perekam , entar omongan kamu aku rekaam”
“ahaha apa ya bingung sayang” jawab Alia
“sokk ungkapin ajaa, semua yang ada di benakmu tentan pesan dan kesan selama 1bulan ini”
“Sonii sayang..makasih banget untuk waktu 1bulan yang indah ini. Aku gakkan pernah melupakan kenangan kita ini. Aku sangaatt..sangaattt mencintamu lebih dari apapun soonn,, maaf aku gak bisa kasih cinta yang sempurna untukmu. Tapi jujur aku sangat ingin hidup berdua denganmu selamanya.. maafin aku”
Aku melihat mata soni berkaca kacaa menahan airmatanya. TUHAN .. hancur bangeettt rasanyaa melihat sonii menangis seperti itu. Aku sekarang merasa sebagai orang yang PALIIIIIIINNGGGG JAHAT . aku memeluk sonii dengan erat. Dan diapun membalas pelukanku itu.
“Aliaaa.. kamu harus jaga diri baik baik ya sayang. Kamu harus bahagia dengan atau tanpa aku sayang. Meskipun aku gak ada disampingmu. Tapi aku kan selalu ada dihatimu sayang sampai kapanpun”
#######
Besoknya adalah pesta perpisahan di sekolah. Tapi dari tadi aku nggak melihat sosok sonii. Perasaan khawatirpun timbull. Aku telepon gak di angkat di sms gak ngebales. Astagfirulloohhh dia kemana sihhh??? Sampai acara selesaipun soni tak kunjung juga terlihat. Aku terbayang bayang tentang sonii. Tawa canda bahkan tangisan yang menghiasin tentang cinta terlarang kita. Soniii kamu kemana sayang?? Aku pengen meluk kamu untuk terakhir kalinyaa. Sampai aku di gerbang papa dan mama aku menunggu aku di sebuah mobil mewah di gerbang. Mereka mnunggu ku krna hari ini pula aku akan pergi meninggalkan kota ini. Aku masuk mbil sesekali aku menoleh kebelakang barangkali ada soni.. tapi aku tak melihatnya.
Perlahan mobilpun mulai berjalan. Tetapi ada seseorang memanggilku. Aku menoleh kebelakang barangkali itu adalah sonii..
“kenapa sayang?” tanya mamaku
“aku mendengar ada seseorang yang memanggilku mah”
“tidak ada siapa-siapa sayang di belakang mah”
#####
Satu tahun kmudian, aku mengambil cuti kuliah. Aku langsung pulang ke kota dimana aku tinggal dulu.
Sesampai aku di rumahku, aku sudah tak tahan ingin menemui soniii..
Esoknya aku pergi ke rumah riskaa sahabatku. Aku bercerita ceritaaa dan ini yang mmbuatku sedih menangis
“riksaa.. ntar anterin aku ke rumah sonii yaaa.. aku kangen diaa”
“hmmm” respoon riskaa
“kenapa riskaa? Ada apa dengan sonii? Dia baik baik sajakan?” rasa khawatir Alia muncul..
“ginii ceritanyaa waktu ada acara perpisahan di sekolah kita teaa.. dia membelikanmu kado spesial untuk kenang-kenangan tapii di jalan dia malah kejebak macet. Hapenya dia di silent. Saat dia sudah kembali ke sekolah , mobil kamu sudah berjalan perlahan, di memanggilmu dengann keerasss... dia berlari tapi tak terkejar , dengan itu dia langsung mengambil motornya dan menyusulmu dengan kecepatan yang tinggi.. tapi Naas, dia tertabrak truk , yang mengharuskan nya di bawa ke Rumah sakit. Banyak yang melihat kejadian itu.. ketika kita mmbawa dia ke rumah sakit. Pas di UGD aku terlihat nafas soni tersenggal senggal liaa..dia nitip recorder inibuat kamu, dia bilang aku harus jaga kamu.karena dia sudah tak bisa lagi jagain kamu. Setlah dia berkata seperti itu nafasnya berhenti ,. Soni udah gak ada, dia udah tenang di alam sana”
Aku terdiamm.. tubuhku jadi sangat lemas mendengar cerita riskaa.
“Aliaa jangan diemmm,, kalau mau nangiss . nangis ajaa gak apa apa qo” tawar riskaa
“SONIIII !!!!!!! kenapa secepat ini soonnn.. aku belum bisa ngebahagiain diaaa” aku nangisss sejadi jadinyaa. Menyesal dan kecewa. Kenapa diasaat terakhir soniii aku gak ada di sampingnyaa,, andai saja waktu itu aku bisa menunggunya sebentar saja pasti gakkan terjadii seperti ini. Andai saja waktu aku mendengar suaranya aku mau berhenti!”
*aku menerima rekaman pemberian soni dari riskaa. Setelah itu aku pulng di antar oleh riskaa
##
Aku masuk kekamarku aku rebahkan tubuhku. Aku ambil rekaman dari soni. Aku putar perlahan.. ternyata itu adalah rekaman suaraku waktu di pantai bersama sonii di hari terakhir aku bertemu dengannya. Ternyata soni menambahkan isi rekamannya dengan kata katanya
“Alia sayangg.... mungkin memang kisah cinta kita gak sesempurna yang kita inginkan, tapi kamu adalah yang tersempurna yang pernah aku milikki.aku mencintaimu melebihi diriku sendiri. Suatu saat nanti kalau kita ketemu mungkin kamu udah ngegendong anak kamu dengan wiky yang manis maniss. Dan aku akan memandang kamu dari jauh sayang. Aku ikut tersenyum untuk kebahagiaanmu. I LOVE YOU”
Ya tuhannn .. penyesalan yang teramat dalam aku rasakan sekarang
Aku janji aku akan bahagia buat kamu tenang di sisiNya sayang.. I LOVE YOU TOO

Jumat, 06 Mei 2016

CERPEN : AIRMATA DI ATAS SAJADAH



AIRMATA DI ATAS SAJADAH
Created By : Irfan Tiakoliy

Description: Hasil gambar untuk tumpukan kerja kantor
Jari jemarinya masih betah menari di atas keyboard, sesekali kembali mengusap kacamata dengan selembar tisu yang di ambil dari samping monitor. Hmmmm....helaaan nafas ketika matanya melirik pada tumpukan kertas yang masih terlihat bak gunung Gamalama di atas meja kerjanya.
Hi,,,Alief,” sapa Dina, rekan kerja yang bersebelahan meja dengannya.
Iya, mba, uda beres ya kerjaannya?” ucapnya.
Alhamdulillah, aku balik duluan ya,” ucap Dina, sambil berjalan menuruni anak tangga di depan rungan kerja mereka yang mulai sepi.
Pikirannya kembali fokus pada tumpukan kertas di meja kerjanya. Ruangan mulai sepi, semua karyawan telah kembali. Di pojok, samping janitor hanya terlihat seorang petugas cleaning service yang sibuk membereskan gelas bekas para karyawan.
Dari ponselnya terdengar suara azan, seketika membawa ketenangan jiwa baginya yang mulai penat oleh deretan tugas, alarm pertanda telah masuk waktu magrib untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Segera ia tinggalkan meja kerja, berjalan menuju musholah yang tak jauh dari ruangan kerjanya. Tenang, segar dan damai terasa saat butiran-butira air wudhu memabasahi wajahnya.
Hamparan sajadah yang tampak usang, sajadah yang diambilnya dari atas lemari kecil di sudut musholah, segera ia tenangkan diri menghadap Tuhan, sang pemberi kesempurnaan hidup. Tangan menengadah, hati menunduk, dengan linangan airmata ia mulai memohon kepada sang penyempurnah hidup, memintah kemurahanNYA untuk segera menyempurnahkan hidupnya. Sebuah pinta dari hamba yang kini telah memasuki usia 29 tahun, namun tak jua bersua dengan wanita pujaan hati. Merintih dengan isak tangis, penuh harap, hanya pilihan Allah yang terbaik saat ini buatnya. Pilihan yang selalu di nanti di setiap sujud panjangnya, pilihan yang mengurai airmata penuh harap di atas sajadah. Berharap menemukan jodoh pilihan Allah untuk dirinya yang selalu di terpa tanya oleh keluarga besar di kampung, “kapan nikah”, sebuah pertanyaan klasik yang di dapat setiap kali menerima telepon dari keluarga di kampung. Atau “kamu kapan bro” pertanyaan yang kadang membuatnya jengkel ketika menghadiri pernikahan teman sekantor, hanya senyum sebagai jawaban setiap pertanyaan itu kembali menghampirinya.
Description: Hasil gambar untuk menjemput jodoh di atas sajadahSetelah menggantungkan harapan pada sang penyempurnah hidup, ia kembali menuju monitor, merapikan tumpukan kertas yang belum selesai di kerjakan,menekan remote AC dan berjalan turun menuju mesin absen. Langkahnya keluar meninggalkan kantor menyusuri gang sempit menuju kamar kos. Sejuta pikiran menari dalam memori pikirnya, membuat langkahnya perpacuh dalam lemas, pikir untuk menyelesaikan setumpuk pekerjaan dan kegelisaan atas jodoh yang tak kunjung datang.
Jalanan gelap, tak tampak kerlap kerlip lampu jalan, di pojok jalan terlihat seorang karyawan swasta berseragam berjalan dengan peluh di sekujur tubuhnya, melewati gang sempit depan Kampus An Nuami Jakarta selatan. Wajah lelah tampak menyelimutinya, langkahnya terhenti di bawah tiang listrik tepat di depan kampus An Nuami, ia sandarkan tubuh kecilnya pada tiang listrik. Begitu berat terlihat beban hidupnya, ia bersandar seperti sedang putus asa, kecewa akan jalan hidupnya, sesekali matanya silau oleh lampu motor yg berlalu lalang. dari matanya menetes butiran butiran bening yang tak lagi mampuh di bendungnya.
Begitu berat beban hidup yang di jalani, kakinya semakin tertatih mengejar cita itu. Cita almarhum Ayahnya.Tiada perhatian, hanya nyiyiran dan cemoh yg di dapat, banyak yg menganggap ia gila,,miskin tapi ambisi besar menjadi seorang yang hebat.Tangannya sesekali mengcakar rambutnya, seolah berontak,,ingin berteriak pada semua orang kalau ia tak lagi kuat hadapi semuanya. Saat keputusasaan itu, Tuhan memeluknya,,memberi ia sakit yg kronis hingga harus melakukan terapi dan proses cuci darah. Tuhan menggenggam tangannya, membawanya terbang mengejar semua impiannya. Hingga kini...Tak jua sampai, di ujung jalan, Tuhan meletakan ia pada persimpangan, menyuruhnya, melatihnya menentukan pilihan sesuai kehendaknya. Ia tetap kekeh memilih jalan terjal,,demi impian Ayah. Hingga kini sepi jalan itu masih terus di telusuri, sepi.....semua menjauh, tak ada tangan tempatnya menggenggam, seolah tak ada mata yg melihatnya.Dalam tangis dan setiap sujud panjangnya, selalu terbesit keyakinan dalam dirinya bahwa garis finish itu sudah dekat. Tuhan telah menjanjikan tangis haru bahagia di ujung jalan perjalanannya. Tangis haru saat tangis pilunya usai.
Description: Hasil gambar untuk langkah kakiKakinya kembali menyusuri jalanan sempit hingga memasuki sebuah kamar kos kecil, sepatu tak lagi di lepas dari kaki, segerah ia rebahkan tubuh di atas kasur usangnya. Matanya menantap tajam pada sebuah foto di atas meja TV, foto wanita yang dulu menjadi penyemangat hidupnya. Gadis Desa yang memikat hati, membuat tubuhnya kembali beraroma farpum, ya….maklum, saat sebelum jatuh hati pada gadis itu, penampilan bukan yang utama buatnya, kucel dan tak pernah mengenakan farpum itulah dia beberapa waktu lalu.
Ingatannya kembali pada 2 bulan lalu, saat tepuk tangan meriah dari rekan kerja, memberi semangat atas prestasi kerja, tapi kegembiraan itu harus berubah pilu saat bunyi dering ponsel dari balik kantong celana.
Hallo, siapa? Tanyanya.
Ini abang Is,” ucap lelaki di telepon itu.
O,,,,abang, gimana Bang?” tanyanya.
Bagaimana hubungan kamu dengan As? Tanya sang kakak.
Biasa aja Bang, Cuma lagi miss komunikasi aja,” jawabnya singkat.
Tapi sekarang, di rumahnya lagi ramai, dia barusan dari kota bersama seorang cowok, menurut kabar, lelaki itu meminangnya,” ucap sang kakak.
Foto yang kini di peluknya terlepas dari tangan, matanya mulai berkaca, ada rasa tak percaya, wanita yang begitu baik baginya, wanita yang menemaninya selama menempuh perjalanan dan liku penyelesaian skripsi, menunggunya di depan Lab Pendingin, ruangan ketua Jurusan hingga tertidur, tertidur dengan perut keroncongan. kini menerima pinangan lelaki lain.
Udara malam Jakarta yang mulai dingin. sejenak menenangkan batinnya yang bergejolak, di sepertiga malam saat semua terlelap dalam tidur, ia terbangun, dalam sunyi sajadahnya mulai basah oleh airmata do’a, berharap airmata ini akan membawanya pada keridhoan Allah. ia tahu Allah akan mengirimnya pendamping hidup yang akan membantunya menyempurnakan agama Allah. Di atas sajadah ia bergelut dengan do’a menjemput jodoh pilihan Allah untuknya. Terus memperbaiki diri hingga waktu yang tepat Allah mengirimnya bidadari dunia juga akhirat, waktu dimana nanti dia mengikatkan janji suci, janji sebagai hamba Allah dan penyempurnah bakti atas agama juga keluarga. Bakti sebagai hamba.menuju ridho Allah.

                                                  


Minggu, 17 April 2016

4 TANDA ANDA DI EKSPLOITASI OLEH PERUSAHAN



Description: Empat Tanda Anda Dieksploitasi Oleh Perusahaan
Oleh : Steffi Teowira, 5 days ago : Post by Irfan Tiakoliy

Pernahkah Anda menggunakan istilah "budak korporat" untuk mendeskripsikan diri sendiri? Istilah ini sering dipakai untuk merujuk seorang pegawai kantoran, umumnya dalam perusahaan berskala besar, untuk candaan sinis atau memberi kesan rendah hati. Walau begitu, bagi beberapa individu, kadang kala kata "budak" dalam istilah "budak korporat" benar-benar mengandung makna yang sebenarnya.

Dalam kondisi ideal, status kepegawaian adalah hasil persetujuan dan kerja sama antara perusahaan dan pegawai dengan tujuan saling menguntungkan masing-masing pihak. Namun tidak jarang ditemui sistem yang timpang, sehingga pegawai benar-benar tidak lebih sekedar budak yang berpakaian necis. Mungkin Anda sendiri salah satunya. Cek tanda-tandanya di bawah ini.

1. Gaji jauh dari ideal
Sayangnya fenomena gaji rendah itu sangat lazim di banyak perusahaan ternama, terlebih untuk pegawai baru dari kalangan lulusan baru. Tentu saja, biasanya akan ada perbaikan seiring waktu dan peningkatan performa kerja, tapi ada saja kemungkinan gaji tersebut jauh dari standar dibanding beban kerja dan standar di pasaran tenaga kerja.
Ada lagi yang lebih miris: pegawai yang gajinya masih di bawah upah minimum yang ditetapkan oleh pemerintah. Upah minimum diformulasikan agar penerima gaji dapat hidup layak dan manusiawi. Jika kebutuhan mendasar saja sulit dipenuhi dengan gaji yang diberikan perusahaan, Anda kira-kira bisa menebak bagaimana nilai pegawainya di mata pihak manajemen perusahaan.

2. Dipersulit saat meminta cuti
Workaholic menjadi fitur yang dibanggakan di perusahaan dan Anda dianggap sebagai properti perusahaan yang sebaiknya tidak memiliki kehidupan yang bisa mengganggu pekerjaan Anda. Karena itu, jika Anda berusaha mengambil cuti, apalagi cuti sakit atau cuti karena alasan pribadi, Anda akan dipersulit dan dicap sebagai pegawai yang kurang profesional.

3. Jadwal kerja tidak masuk akal
Namanya saja kerja 9 to 5, namun kenyataannya, Anda sering dituntut untuk lembur yang mungkin juga tidak mendapat upah. Menurut Pasal 78 ayat (1) Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, selain harus melalui persetujuan antar perusahaan dan pegawai terlebih dulu, waktu kerja lembur hanya dapat dilakukan paling banyak 3 (tiga) jam dalam 1 (satu) hari dan 14 (empat belas) jam dalam 1 (satu) minggu. Selain kurang familiar dengan hak-hak seputar jam kerja, kadang kala pegawai malah dihadapkan dengan ancaman promosi yang tertunda atau malah dipecat, sehingga sering bekerja melebihi waktu normal

4. Anda takut pada atasan
Tidak semua atasan yang galak adalah atasan yang abusive. Sering kali atasan akan menuntut pegawainya untuk memenuhi standar dan jika tidak tercapai, mereka mungkin akan marah agar hal tersebut tidak terulangi lagi. Atasan yang abusive akan membuat Anda takut padanya, sang sosok bos, alih-alih pada kegagalan. Beliau menciptakan suasana kerja sedemikian rupa hingga para pegawai selalu khawatir dan paranoid akan melakukan kesalahan. Atasan ini tidak akan ragu untuk memanipulasi, memaki, dan menghina pegawainya. 

Tanda-tanda yang kami urai di atas adalah beberapa sinyal negatif, namun semua kembali pada Anda: Jika Anda bahagia di tempat kerja saat ini atau Anda mendapatkan sesuatu yang Anda anggap berharga dari pekerjaan ini, apakah Anda masih menganggap diri sendiri sebagai seorang budak? Mungkin tidak, dan tidak ada orang yang bisa mendiktekan bagaimana Anda seharusnya hidup dan bekerja selain diri Anda sendiri. 
Walau begitu, jika dalam hati Anda tahu benar bahwa Anda tidak bahagia, mengapa tidak membebaskan diri dan memenuhi potensi Anda di naungan lingkungan kerja yang lebih baik?